BAB I: ‘Ubudiyah, (08) Wukuf pada Hari yang Berbeda

BMPCNU_2002-2012_Sampul

08.  Wukuf pada Hari yang Berbeda[1]

Deskripsi Masalah

Pada musim haji tahun 2005 ada sebagian jamaah yang melakukan wukuf pada hari yang tidak sesuai dengan hari yang telah ditetapkan oleh pemerintah Arab Saudi.

Pertanyaan:

a.    Bagaimana hukum wukuf orang yang tetap berpedoman pada keyakinannya, yang berbeda dengan ketetapan pemerintah Arab Saudi?

b.   Bagaimana dengan hukum puasanya orang yang berada di Indonesia yang berbeda dengan waktu wukuf yang ditetapkan oleh pemerintah Arab Saudi?

Jawaban :

Sah

Keterangan Dari Kitab:

Bughyah al-Mustarsyidin[2]:

(مسألة: ش): إِذَا لَمْ يَسْتَندْ القَاضِيْ فِيْ ثُبُوْتِ رَمَضَانَ إِلَى حُجَّةٍ شَرْعِيَّةٍ، بَلْ بِمُجَرَّدِ تَهَوُّرٍ وَعَدَمِ ضَبْطٍ، كَانَ يَوْمَ شَكٍّ وَقَضَاؤُهُ وَاجِبٌ إِذَا بَانَ مِنْ رَمَضَانَ حَتَّى عَلَى مَنْ صَامَهُ، إِلاَّ إِنْ كَانَ عَامِّياً ظَنَّ حُكْمَ اْلحَاكِمِ يَجُوْزُ، بَلْ يُوْجِبُ الصَّوْمَ فَيُجْزِيْهِ فِيْمَا يَظْهَرُ اهـ. قُلْتُ: وَقَالَ اِبْنُ حَجَرٍ فِي تَقْرِيْظِهِ عَلَى تَحْرِيْرِ اْلمَقَالِ: وَأَفْتَى شَيْخُنَا وَأَئِمَّةُ عَصْرِهِ تَبَعاً لِجَمَاعَةٍ أَنَّهُ لَوْ ثَبَتَ الصَّوْمُ أَوِ اْلفِطْرُ عِنْدَ اْلحَاكِمِ لَمْ يَلْزَمْ الصَّوْمُ وَلَمْ يَجُزْ الفِطْرُ لِمَنْ يَشُكُّ فِي صِحَّةِ اْلحُكْمِ، لِتَهَوُّرِ اْلقَاضِي أَوْ لِمَعْرِفَةِ مَا يُقْدَحُ فِي الشُّهُوْدِ، فَأَدَارُوْا اْلحُكْمَ عَلَى مَا فِيْهِ ظَنُّهُ وَلَمْ يَنْظُرُوْا لِحُكُمِ اْلحَاكِمِ، إِذِ اْلمَدَارُ إِنَّمَا هُوَ عَلَى اْلاِعْتِقَادِ اْلجَازِمِ اهـ.

Artinya: “(Mas’alah) jika hakim di dalam mengitsbatkan bulan Ramadhan tidak berdasarkan hujjah syar’iyyah akan tetapi hakim itu mengitsbatkan bulan Ramadhan berdasarkan kecerobohan (Jawa: ngawur) dan tidak cermat/teliti, maka ia wajib mengqodho yaumussyak apabila jelas-jelas masuk Ramadhan hingga kepada siapa saja yang berpuasa di hari itu, kecuali ia orang awam yang menyangka kebenaran putusan seorang hakim, maka ia boleh bahkan wajib berpuasa berdasarkan pertimbangan putusan hakim, ini menurut qoul Adhar sudah mencukupi.

Saya katakan : Ibnu Hajar dalam kata pengantarnya dalam kitab Tahrirul Maqol berkata : Syaikhuna dan para imam yang semasa dengannya berfatwa mengikuti mayoritas ulama’ : seandainya telah diitsbatkan bulan Ramadhan atau Syawal di hadapan Hakim, maka tidak wajib berpuasa dan tidak boleh berlebaran bagi orang yang ragu-ragu atas kebenaran putusan Hakim tersebut disebabkan hakimnya ngawur atau diketahui ada cacat dalam persaksiannya, sehingga menjalankan putusannya sesuai dengan dhon (praduga)nya, bukan melihat putusan-putusannya hakim. Jadi yang menjadi ukuran standarnya (barometer) adalah keyakinan yang mantap.”[3]



[1]Pertanyaan Bahtsul Masail PCNU Jombang ke-VI, tanggal 03 April 2005 di Masjid Jami’ PP Mambaul Ma’arif  Denanyar Jombang.

[2]Abdurrahman Ba’alawi, Bughyah al-Mustarsyidin, (Mesir: Muehthofa al-Babi al-Halabi, 1371 H/1952 M), hal: 109

[3] Baca juga dalam kitab Bughyah al-Mustarsyidin: 110 yang redaksinya

بغية المسترشدين ص: 110(مسألة: ي ك): يَجُوْزُ لِلْمُنَجِّمِ وَهُوَ مَنْ يَرَى أَنَّ أَوَّلَ الشَّهْرِ طُلُوْعُ النَّجْمِ اْلفُلاَنِي، وَاْلحَاسِبِ وَهُوَ مَنْ يَعْتَمِدُ مَنَازِلَ اْلقَمَرِ وَتَقْدِيْرَ سَيْرِهِ العَمَلُ بِمُقْتَضَى ذَلِكَ، لَكِنْ لاَ يُجْزِيْهِمَا عَنْ رَمَضَانَ لَوْ ثَبَتَ كَوْنُهُ مِنْهُ، بَلْ يَجُوْزُ لَهُمَا الإِقْدَامُ فَقَطْ، قَالَهُ فِي التُّحْفَةِ وَاْلفَتْحِ، وَصَحَّحَ اِبْنُ الرِّفْعَةُ فِي اْلكِفَايَةِ الإِجْزَاءَ وَصَوَّبَهُ الزَّرْكَشِي وَالسُّبْكِي، وَاعْتَمَدَهُ فِي اْلإِيْعَابِ وَاْلخَطِيْبِ، بَلِ اعْتَمَدَهُ (م ر) تَبَعاً لِوَالِدِهِ الوُجُوْبَ عَلَيْهِمَا وَعَلَى مَنْ اعْتَقَدَ صِدْقَهُمَا، وَعَلَى هَذَا يَثْبُتُ الهِلاَلُ بِاْلحِسَابِ كَالرُّؤْيَةِ لِلْحَاسِبِ وَمَنْ صَدَّقَهُ، فَهَذِهِ اْلآرَاءُ قَرِيْبَةُ التَّكَافُؤِ فَيَجُوْزُ تَقْلِيْدُ كُلٍّ مِنْهَا، وَالَّذِي يَظْهرُ أَوْسَطُهَا وَهُوَ اْلجَوَازُ وَاْلإِجْزَاءُ، نَعَمْ إِن عَارَضَ اْلحِسَابُ الرُّؤْيَةَ فَاْلعَمَلُ عَلَيْهَا لاَ عَلَيْهِ عَلَى كُلِّ قَوْلٍ.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.