BPJS itu Perlu

Alfathimiyyah.net


Semuanya serba mudah dan praktis, termasuk fasilitas kesehatan yang diselenggarakan dari negara. Memang selayaknya bagi warga Indonesia ikut andil mesukseskan program negara terkait dengan jaminan kesehatan yg berupa BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan).

(16/09) Sosialisasi program JKN-KIS dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara BPJS Cabang Mojokerto dan PPP al Fathimiyyah resmi dilaksanakan di Aula PPP al Fathimiyyah. Acara yang dihadiri oleh beberapa pengasuh pondok pesantren Bahrul Ulum dan perwakilan santri dari masing-masing ribath.

Acara tersebut menjadi sebuah simbolis terkait adanya kerja sama antara pihak BPJS dengan PPP al Fathimiyyah. Dengan adanya kerja sama tersebut menjadikan administrasi data kesehatan di dalam pesantren menjadi lebih mudah dan lebih praktis. Memang proses pendaftaran dan pemindahan Faskesnya mungkin agak lama, namun sebenarnya yang menjadikannya lama bukan dalam pendaftarannya, melainkan dari pengumpulan datanya, karena data yang harus dikumpulkan meliputi lebih dari lima ratus santri, yang tentunya membutuhkan komunikasi dengan wali santri. Adapun pendaftarannya sangatlah mudah dan cepat.


Sebagaimana diketahui dengan adanya program BPJS ini, kita diajarkan menabung untuk jaminan kesehatan yang setiap bulannya sebanyak Rp. 25.500, sehingga jika dikalkulasikan untuk setiap harinya kita menabung sebanyak kurang lebih seribu rupiah.

Banyak sekali manfaat yang bisa dirasakan dari adanya program BPJS. Salah satunya adalah ketika mau berobat kita tidak perlu lagi membayar dengan uang. Cukup menyerahkan kartu BPJS, pelayanan sudah bisa diterima. Selain itu biayanya pun juga terbilang murah.

Seringkali ada yang beranggapan “memang mudah dan murah, tapi itu jika memang kita sedang sakit dan butuh untuk berobat. Nah kalau tidak, rugi donk?”. Dari kritikan itu, cobalah kita belajar untuk memandang sesuatu tidak hanya dari sisi negatifnya saja, melainkan juga dari sisi positifnya. Siapa yang bisa menentukan kapan seseorang bisa sakit atau tidak, apalagi jika sakitnya berat dan membutuhkan biaya yang banyak. Tentu fungsi BPJS sangat diperlukan saat itu. Tapi kalau nantinya memang tidak pernah sakit, anggap saja uang yang dibayarkan untuk BPJS tersebut sebagai sedekah kepada saudara kita yang lain.

Selain untuk berobat, BPJS juga bisa difungsikan untuk penyuluhan kesehatan yang akan diadakan dalam suatu lembaga. Sehingga untuk mendatangkan tutor dalam penyuluhan tersebut dibebaskan dari biaya (read/bisyaroh). Dan masih banyak lagi keuntungan lainnya yang didapat dari program BPJS ini.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.