Category Archives: Bahtsul Masail

BAB VIII: ASPEK KEKINIAN, (02) Kuis SMS

BMPCNU_2002-2012_Sampul

02.  Kuis SMS [1]

Deskripsi Masalah :

Akhir-akhir ini sangat marak sekali kita temui kuis lewat media sms (short message service) yang diadakan oleh stasiun televisi Indonesia. Mereka (stasiun TV) menjanjikan berbagai macam hadiah yang membuat orang tertarik untuk mengikuti kuis itu. Satu sisi, mereka sangat diuntungkan dengan kuis tersebut. Karena tarif sms yang mereka tetapkan untuk mengikuti kuis adalah Rp. 2.000,00 atau bahkan lebih untuk sekali kirim. Padahal, tarif normal untuk  sms adalah Rp. 350,00 / sekali kirim. Dari selisih tersebut jelas mereka sangat diuntungkan. Di sisi  lain, sangat banyak orang yang berharap keberuntungan bisa mendapatkan hadiah dengan memenangkan kuis tersebut. Dan yang jelas, para pengikut kuis tersebut telah mentasharufkan pulsanya untuk hal-hal yang tidak bermanfaat. Continue reading BAB VIII: ASPEK KEKINIAN, (02) Kuis SMS

BAB VIII: ASPEK KEKINIAN, (01) Mengkomersilkan Fatwa

BMPCNU_2002-2012_Sampul

BAB VIII 

ASPEK KEKINIAN

 

01.Mengkomersilkan Fatwa

Deskripsi Masalah :

Globalisasi berdampak pada materialisme, hampir semua aktifitas diukur dengan materi bahkan merambah pada dunia yang suci, profesi mengajar dengan materi, dakwah dengan materi, haji dengan materi (dikomersilkan). Yang lebih menarik lagi ide (mudah-mudahan ini belum terjadi) jasa layanan fatwa, bisa meliputi ; (1) Jasa konsultasi zakat (2) Jasa layanan waris (3) Jasa bimbingan haji (4) Jasa layanan fatwa murni Continue reading BAB VIII: ASPEK KEKINIAN, (01) Mengkomersilkan Fatwa

BAB VII: ASPEK SIYASI (POLITIK), (02) Ahmadiyah Golongan Sesat

BMPCNU_2002-2012_Sampul

01.  Ahmadiyah Golongan Sesat [1]

Deskripsi Masalah :

Dalam menyikiapi beragam ormas di Indonesia, misalnya Ahmadiyah, berbagai ormas lain dan MUI telah mengklaim bahwa Ahmadiyah adalah golongan “sesat dan menyesatkan”

Pertanyaan :

Bagaimana menurut hukum Islam, sahkah seseorang atau organisasi mengklaim sesat menyesatkan pada ormas tersebut?

Jawaban :

Sah atau boleh ketika aliran tersebut sudah memenuhi kriteria sebagai aliran sesat menyesatkan. Continue reading BAB VII: ASPEK SIYASI (POLITIK), (02) Ahmadiyah Golongan Sesat

BAB VII: ASPEK SIYASI (POLITIK), (01) Oposisi Dalam Islam

BMPCNU_2002-2012_Sampul

BAB VII

ASPEK SIYASI (POLITIK)

01.  Oposisi Dalam Islam[1]

Deskripsi Masalah

Melihat dan mengamati kasus perpolitikan dewasa ini utamanya di Jawa Timur, mengisyaratkan kepada kita tentang kekecewaan yang sangat mendalam (kasus pilgup Jatim dan pilkada Jombang) ditambah dengan indikasi adanya gerakan oposisi di masa mendatang (menghadapi pemilu 2004)

Pertanyaan:

a.    Adakah wacana oposisi dalam Islam?

Jawaban:

Ada

b.Sahkah menyatakan diri sebagai oposan (baik secara pribadi maupun kelembagaan) menurut pandangan Islam?

Jawaban:

Boleh, selama menentang kebijakan pemerintah yang tidak sesuai dengan syariat Islam. Continue reading BAB VII: ASPEK SIYASI (POLITIK), (01) Oposisi Dalam Islam

BAB V: PIDANA Dan KRIMINALITAS, (02) Bom Bunuh Diri

BMPCNU_2002-2012_Sampul

02.  Bom Bunuh Diri[1]

Deskripsi Masalah :

Akhir-akhir ini banyak terjadi korban bom bunuh diri yang diledakkan di tengah-tengah non muslim, seperti bom bunuh diri di Israel, Riyadh dan lain sebagainya.

Pertanyaan :

a).Apakah bom bunuh diri bisa dibenarkan dalam pandangan hukum Islam?

Jawaban:

Bunuh diri dalam Islam adalah diharamkan oleh agama dan termasuk dosa besar, akan tetapi bom bunuh diri dalam arti tindakan pengorbanan jiwa sampai mati dalam melawan kedzaliman maka dapat dibenarkan dalam pandangan hukum Islam. Continue reading BAB V: PIDANA Dan KRIMINALITAS, (02) Bom Bunuh Diri

BAB V: PIDANA Dan KRIMINALITAS, (01). Hukum Pancung [1]

BMPCNU_2002-2012_Sampul

01.  Hukum Pancung [1]

Deskripsi Masalah :

Dalam realita yang berkembang di negara-negara Arab Saudi dan lainnya, ketika ditemukan kasus tindakan kejahatan kriminal semacam perkosaan dan lain-lain, hukum qishos yang dipraktekkan adalah memenggal kepala pelaku tindak pidana dan ini sudah barang tentu dipandang minor (negatif) oleh beberapa pakar hukum positif bahwa hokum  Islam itu kejam dan lain-lain.

Pertanyaan :

a.    Apakah dalam hukum pancung itu bisa dialihkan dengan misalnya suntikan mematikan? Continue reading BAB V: PIDANA Dan KRIMINALITAS, (01). Hukum Pancung [1]

BAB IV: Perekonomian, (05) Jual-Beli Sistem Tebas (Borongan)

BMPCNU_2002-2012_Sampul

05. Jual-Beli Sistem Tebas (Borongan)

Deskripsi

Pola pikir praktis dan efisien ternyata telah merambah di berbagai komunitas masyarakat, tak terkecuali komunitas petani, di mana di saat padi yang mereka tanam telah menguning dan layak di konsumsi, mereka sering tak memanen dan membawanya pulang untuk ketahanan pangan mereka sendiri, tetapi padi yang telah menguning di sawah tersebut ditebaskan pada para tengkulak dengan alasan tertentu tanpa menyisakan untuk dirinya atau zakat yang harus dikeluarkan sebagimana lazimnya. Continue reading BAB IV: Perekonomian, (05) Jual-Beli Sistem Tebas (Borongan)

BAB IV: Perekonomian, (04) Nutrisi

BMPCNU_2002-2012_Sampul

04.Nutrisi[1]

Deskripsi Masalah :

Pakar nutrisi dan makanan ternak Kurnia Kamil (pengajar/dosen) di laboratorium Fisiologi dan Biokimia IPB menginformasikan kepada khalayak umum (terutama umat Islam) bahwa darah dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bahan pakan ternak yaitu dengan jalan dikeringkan sehingga biasa disebut tepung darah. Namun di satu sisi fiqih kita mengatakan, bahwa darah termasuk benda najis. Continue reading BAB IV: Perekonomian, (04) Nutrisi