Posted on 05 October 2011 by admin
Oleh: Einar M. Sitompul
A. Bangkitnya Ulama
Ketika NU bergabung di dalam PPP sebenarnya boleh dinilai bahwa NU telah kembali menjadi organisasi keagamaan karena PPP sudah menjadi wadah kegiatan politiknya. Tetapi ini hanya penilaian saja sebab NU belum melakukan pemulihan itu secara tuntas. Continue Reading
Posted on 04 October 2011 by admin
Oleh: Einar M. Sitompul
A. Nahdlatul Ulama dan Pemilihan Umum
Segera setelah keluar dari Masyumi, NU menghadapi tantangan berat, yaitu memper-siapkan diri memasuki pemilihan umum (untuk selanjutnya disingkat Pemilu) pertama 1955. Dalam Muktamar 1953 di Medan, NU menyatakan kesiapannya dengan menge-luarkan keputusan: “Wajib hukumnya bagi umat Islam untuk mengambil bagian dalam Pemilu baik untuk DPR maupun Konstituante.”(1) Continue Reading
Posted on 02 October 2011 by admin
Oleh: Einar M. Sitompul
Perlu secara khusus meninjau hubungan NU debgab Masyumi karena di dalam organisasi ini untuk pertama kali golongan Islam bersatu dalam satu wadah politik di dalam degara yang sudah merdeka. Kalau Partai Persatuan Pembangunan merupakan gabungan partai politik Islam karena anjuran pemerintah melalui undang-undang kepartaian, maka Masyumi adalah gabungan semua golongan Islam yang didorong oleh semangat persatuan agar umat Islam mempunyai kekuatan yang utuh dan padu untuk memperjuangkan aspirasi Islam. Continue Reading
Posted on 30 September 2011 by admin
Oleh: Einar M. Sitompul
A. Lahirnya Nahdlatul Ulama
Bagi orang yang kurang akrab dengan NU, apabila mendengar nama itu disebutkan, maka akan berasosiasi pada sosok ulama berjubah dan bersorban, yang bergerak perlahan menjaga keanggunan dirinya, yang hanya paham akan hukum-hukum agama saja, dan kalau ia tampil di arena politik maka sosok itu akan bertampang kaku. Itu hanyalah gambaran lahiriah saja. Continue Reading
Posted on 28 September 2011 by admin
Oleh: Einar M. Sitompul
Einar M. Sitompul lahir dan dibesarkan di Pekanbaru (Riau). Anak sulung dari sembilan bersaudara dari keluarga M. Sitompul, BA dengan Tianun Nainggolan. Ayahnya adalah seorang pensiunan pegawai negeri dan aktif sebagai seorang penetua di gereja. Continue Reading