Posted on 16 October 2011 by admin
WAJAH NU: 1926-1984 (V)
Oleh: A. Gaffar Karim
Struktur Kewenangan NU
I. Diferensiasi Struktural
Pasal 16 Anggaran Dasar NU (102 menyebutkan bahwa kepengu- rusan organisasi ini terdiri dari Mustasyar, Syuriyah, dan Tanfidziyah. Kecuali Mustasyar yang hanya dibentuk pada tiga tingkat kepengurusan pertama, maka kedua komponen lainnya dapat ditemukan pada semua tingkat kepengurusan. Mustasyar dibentuk oleh Syuriyah, yang pada tingkat pusat sebanyak-banyaknya 9 orang. Continue Reading
Posted on 13 October 2011 by admin
WAJAH NU: 1926-1984 (IV)
Oleh: A. Gaffar Karim
Melangkah ke Era “NU Baru”
Bahwa keterlibatan NU yang berlebihan dalam dunia politik akan membawa efek terlalu menonnjolnya kepentingan pribadi elit NU dibandingkan kepentingan jama’ah, dan bahwa itu juga menyebabkan NU setahap demi setahap mulai kehilangan bidang-bidang kegiatan lainnya: dakwah, pendidikan, sosial dan budaya, sudah sejak lama muncul dalam benak kesadaran NU. Continue Reading
Posted on 08 October 2011 by admin
WAJAH NU: 1926-1984 (II)
Oleh: A. Gaffar Karim
Aktualisasi Peran Politik: 1952-1984
Struktur pimpinan pusat Masyumi terdiri dari pimpinan partai (yang melaksanakan tugas eksekutif sehari-hari) dan Majelis Syuro (smacam dewan pertimbangan dan pemberi fatwa). Pimpinan Partai dalam garis besar tindakan partai). Secara tradisional posisi penting dalam majelis Syuro dipegang Oleh tokoh ulama NU. Continue Reading
Posted on 06 October 2011 by admin
WAJAH NU: 1926-1984 (I)
Oleh: A. Gaffar Karim
BIODATA
A.Gaffar Karim.
Lahir di Sumenep, Madura: 19 Juni
1970, dalam sebuah lingkungan yang
sangat NU oriented. Menempuh
pendidikan dasar serta menengah
di kota kelahirannya: dan selepas
SMA tahun 1988 melanjutkan pendidikan
diJurusan Sastra Inggris Unair,
Surabaya. selama setahun.
Tahun 1989 memasuki Jurusan Ilmu
Pemerintahan Fisipol UGM dan
menyelesaikan S-l pada tahun 1994.
Saat ini adalah staf pengajar di
jurusan tersebut. Continue Reading