Mengagungkan Kitab Merupakan Kunci Keberkahan Ilmu

Alfathimiyyah.net

Salah satu adab dalam mengagungkan ilmu adalah mengagungkan kitab, termasuk buku catatan, buku, dan lain sebagainya. Karena mengagungkan kitab adalah merupakan faktor penyebab keberkahan ilmu.

Lantas bagaimanakah cara mengagungkan kitab? Mengagungkan kitab bisa dilakukan dengan beberapa cara, di antaranya:

  1. Menyentuhnya dalam keadaan suci
  2. Jangan selonjor di hadapan kitab
  3. Jangan menaruhnya di bawah (sejajar dengan kaki)
  4. Menciumnya sebelum membuka dan menutupnya

Seyogyanya bagi santri yang sedang dalam proses mencari ilmu, agar tidak mengambil kitab kecuali dalam keadaan suci. Yang dimaksud suci di sini adalah dalam keadaan mempunyai wudhu. Hal ini jangan sampai disepelekan, karena ini yang nantinya menentukan kemanfaat dan keberkahan ilmu.

Syaikh Imam Syams Al-Aimmah Al Hilwani berkata: “Aku memperoleh ilmu ini sebab aku mengagungkannya, aku tidak pernah mengambilnya kecuali dalam keadaan suci”.

Syaikh Al Hilwani di sini menceritakan kesuseksesannya dalam mencari ilmu sebab beliau mengagungkannya dengan tidak mengambil/memegang kitab kecuali dalam keadaan suci.

Diceritakan dari Syaikh Imam Syams Al Aimmah Al Sarkhasi, bahwasannya beliau pernah mengalami sekit perut di malam hari ketika sedang muthola’ah. Saat itu, beliau berwudhu sampai tujuh belas kali, karena beliau tidak ingin memuthola’ah kitabnya kecuali dalam keadaan yang suci. Beliau memberikan alasan karena sesungguhnya ilmu itu cahaya, dan wudhu itu juga cahaya, sehingga cahaya ilmu akan bertambah dengan cahaya wudhu.

Ini sebagian dari cerita-cerita kesuksesan guru kita, yang begitu sangat mengagungkan ilmu. Cara beliau menceritakan kesuksesannya ini jangan langsung dianggap beliau ini sombong. Namun beliau-beliau ini mempunyai tujuan yang tidak lain karena ingin mengajak santri-santrinya juga ikut sukses.

Terkadang seseorang merasa sulit dalam mengahafal sesuatu. Di sini ada lima tips yang harus dilakukan agar seorang santri dimudahkan dalam menghafal

من اراد ان يحفظ العلم فعليه ان يلازم خمس خصال وهي التقوى في السر والعلانية ودائم الوضوء وان يأكل للتقوى لا للشهوة وصلاة الليل ولو ركعتين والسواك

Barang siapa yang ingin menghafalkan ilmu, maka wajib baginya untuk membiasakan diri dengan lima hal:

  1. Bertakwa kepada Allah dalam setiap kondisi, baik secara rahasia ataupun terang terangan.
  2. Senantiasa mempunyai wudhu (daimul wudhu)
  3. Makan untuk ibadah (takwa), bukan sekedar menuruti syahwat atau hawa nafsu
  4. Shalat malam walaupun hanya dua rokaat
  5. Bersiwak, yakni membersihkan mulut, karena mulut adalah bagian anggota tubuh yang dipakai untuk bedzikir, sholawat, nderes, dll.

Sekian. Semoga bermanfaat

Disampaikan dalam pengajian kitab ta’limulmuta’allim, oleh KH. Abdul Kholiq Hasan (PP. Al Amanah)

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.