Menikah Tapi Kok Dimakruhkan?

Alfathimiyyah.net

Menikah memang sangat dianjurkan oleh agama, karena Rasulullah saw. pernah bersabda,

تَناكحوا تكثُروا فإنِّي أُباهي بكم الأممَ يومَ القيامةِ حتَّى بالسَّقطِ

Sabda Nabi tersebut menunjukkan anjuran menikah, yang mana salah satu tujuannya untuk memperbanyak keturunan, karena kelak Nabi saw. akan bangga dengan banyaknya umat beliau.

Akan tetapi, menikah juga bisa berhukum makruh karena faktor tertentu. Salah satunya (sebagaimana dijelaskan dalam kitab tuhfatuttullab) adalah menikahi seseorang setelah adanya lamaran yang dilarang. Lantas apa yang dimaksud dengan lamaran yang dilarang tersebut?

Lamaran yang dilarang adalah lamarannya seorang lelaki kepada seorang wanita yang telah dilamar oleh orang lain dan lamarannya telah diterima, walaupun diterimanya secara sindiran (ta’ridh) . Sehingga jika ada yang menikah dengan hasil lamaran tersebut, maka dihukumi makruh, bahkan menjadi haram, jika lamarannya seorang wanita yang dicontohkan tadi memang telah diterima secara sharih (terang-terangan). Kecuali kalau sudah diizini oleh pelamar pertama atau lamaran dari pelamar pertama memang tidak diterima dari pihak wanita.

Dalil yang menjadi dasar larangan ini adalah sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Shahihain,

لا يبع الرجل على بيع أخيه ولا يخطب على خطبة أخيه إلا أن يأذن له

Yang perlu digaris bawahi adalah lafadz ” ولا يخطب على خطبة أخيه إلا أن يأذن له”. Dari hadis tersebut sudah jelas bahwasannya Nabi saw. melarang seorang lelaki melamar wanita yang sudah dilamar oleh orang lain, kecuali sudah diizini oleh si pelamar pertama. Riwayat lain ada yang menggunakan lafadz “حتى يذر”, yakni “kecuali jika pelamar pertama sudah membatalkan lamarannya”.

Tentunya ada hikmah di balik larangan tersebut, yang tidak lain adalah untuk menghindari seteru atau mengakibatkan sakit hati antar manusia yang memang hakikatnya adalah saling bersaudara.

Sekian. Semoga bermanfaat

Syawir K3, oleh warga kelas 6 Madrasah Muallimin Muallimat, didampingi oleh salah satu santri senior.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.